Dusun Gendu

PROFIL DUSUN

LETAK DAN LUAS WILAYAH

Dusun Gendu merupakan salah satu dusun yang berada di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dusun Gendu terletak di barisan perbukitan Menoreh wilayah utara Kabupaten Kulon Progo, tepatnya di bagian timur Kelurahan Jatimulyo dan  berbatasan langsung dengan Dusun Ngroto di sebelah utara, Dusun Sibolong di sebelah selatan, Dusun Jonggrangan di sebelah barat, dan Dusun Bulu di sebelah timur. Secara astronomis, Dusun Gendu terletak pada 7°44’44”S 110°08’52”E. Dusun Gendu berjarak sekitar 24,57 km (15,26 mil) dari pusat Kota Yogyakarta dan memiliki luas wilayah sebesar 995.999,63 m² (10.720.850,84 kaki²). Dusun Gendu memiliki topografi yang berbukit dengan ketinggian sekitar 500 sampai dengan 800 meter di atas permukaan laut yang membuat wilayah ini memiliki beberapa lembah dan jurang yang cukup curam. Sebagian besar wilayah Dusun Gendu ditumbuhi oleh hutan tropis yang lebat, yang terdiri dari berbagai jenis tumbuhan. 

KEADAAN IKLIM

Wilayah Dusun Gendu memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata sekitar 21 sampai dengan 31 derajat Celcius. Musim hujan biasanya terjadi di antara bulan Oktober hingga Maret, sementara musim kemarau terjadi di antara bulan April hingga September. Indeks UV yang tercatat berkisar 2 hingga 9. Curah hujan di Dusun Gendu rata-rata sekitar 2 mm sampai dengan 200 mm. Kecepatan angin maksimum berkisar dari 6 m/s hingga 10 m/s dan kecepatan angin rata-rata berkisar dari 1 m/s hingga 2 m/s. Kelembaban rata-rata yang tercatat berkisar dari 80% hingga 91% serta arah angin dominan dari arah utara.

PETERNAKAN

Bagi masyarakat di Dusun Gendu, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, peternakan adalah salah satu kegiatan ekonomi yang umum dilakukan oleh masyarakat setempat. Masyarakat di Dusun Gendu terlibat dalam berbagai jenis peternakan seperti peternakan sapi, kambing, dan ayam. Pakan ternak di Dusun Gendu terdiri dari rumput dan hijauan. Pola pemberian pakan tergantung pada jenis ternak yang dipelihara dan kebiasaan lokal.

PERTANIAN

Dusun Gendu, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki potensi pertanian yang penting bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat setempat. Pertanian di Dusun Gendu meliputi budidaya tanaman pangan seperti jagung dan padi. Tanaman pangan ini menjadi sumber utama makanan bagi penduduk setempat dan dapat ditanam baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual. Selain tanaman pangan, hortikultura juga penting dalam pertanian di wilayah tersebut. Tanaman hortikultura yang umum dibudidayakan meliputi sayuran seperti terong, cabai, kangkung, dan tomat. 

PERKEBUNAN

Dusun Gendu juga memiliki potensi dalam bidang perkebunan. Beberapa tanaman perkebunan yang dapat ditemui di wilayah tersebut adalah kelapa, pisang, cengkeh, kopi, sengon, jati, dan mahoni. Tanaman perkebunan memberikan kontribusi ekonomi yang penting dan dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.

PENDIDIKAN

Dusun Gendu, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki fasilitas pendidikan yang penting dalam mendukung perkembangan pendidikan bagi masyarakat setempat yakni adanya Satuan PAUD Sejenis (SPS) Arjuno.

KEAGAMAAN

Masyarakat Dusun Gendu umumnya menganut agama Islam. Sebagai provinsi dengan mayoritas penduduk Muslim di Indonesia, banyak aspek kehidupan sehari-hari dan kegiatan sosial di daerah ini dipengaruhi oleh nilai-nilai dan praktik agama Islam. Selain agama, adat istiadat dan tradisi lokal juga memiliki peran yang penting dalam kehidupan masyarakat di Dusun Gendu. Beberapa adat istiadat yang dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi dapat mencakup:

  1. Upacara Tradisional: Dusun Gendu memiliki beragam upacara tradisional yang diadakan dalam berbagai kesempatan seperti pernikahan, kelahiran, kematian, atau perayaan hari raya tertentu. Upacara  tradisional yang umum dilakukan di Dusun Gendu yaitu Baritan. Baritan merupakan upacara syukuran hasil bumi yang melibatkan semua warga yang dilakukan dengan doa dan makan ketupat bersama di sekitar sawah yang telah dipanen. Upacara ini diadakan setiap Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon tiap satu tahun sekali di pagi hari selepas subuh. Upacara tradisional lainnya yaitu Suran, Suran merupakan kegiatan kenduri bersama di bulan Suro. Upacara tradisional Suran biasanya warga membawa tenong yang terbuat dari bambu yang dianyam. Isi dari tenong yaitu makanan yang akan dimakan bersama. Suran biasanya diadakan pada tanggal 10 bulan Suro dan diisi dengan kegiatan pengajian dan pembinaan masyarakat. Dahulu, Suran menyediakan sesajen, namun sekarang sudah ditinggalkan. 
  2. Gotong Royong: Prinsip gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat adalah nilai yang penting dalam adat istiadat di banyak daerah di Indonesia. Masyarakat Dusun Gendu juga melibatkan diri dalam kegiatan gotong royong seperti bersama-sama membersihkan lingkungan, membangun infrastruktur, atau membantu dalam kegiatan pertanian.
  3. Adat Pernikahan: Upacara pernikahan di Dusun Gendu mengikuti tradisi dan adat istiadat khas Jawa atau Yogyakarta, seperti adat Jawa Ngunduh Mantu atau adat Yogyakarta yang melibatkan prosesi kompleks dan adat-adat tertentu yang harus diikuti oleh kedua belah pihak
  4. Seni dan Budaya Lokal: Masyarakat Dusun Gendu juga menjaga tradisi seni dan budaya lokal seperti seni tari Jathilan dan seni musik Karawitan setiap hari Rabu malam. 

KESEHATAN

Dusun Gendu, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki fasilitas kesehatan yang bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat setempat. Fasilitas kesehatan yang terdapat di Dusun Gendu yaitu Posyandu Harapan. Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu adalah tempat layanan kesehatan yang terutama ditujukan untuk lansia, ibu hamil, bayi, dan balita. Terdapat juga Posbindu atau Pos Pembinaan Terpadu yang melayani pasangan usia subur dan remaja.